Dicecar Penyidik Kejati Papua dengan 25 Pertanyaan, Bupati Boven Digoel Bilang Begini

Selasa, 02 Agustus 2022 – 00:02 WIB
Dicecar Penyidik Kejati Papua dengan 25 Pertanyaan, Bupati Boven Digoel Bilang Begini - JPNN.com Papua
Kepala Seksi Penyidikan Kejati Papua Jusak E Ayomi. Foto: Ridwan/JPNN.com

papua.jpnn.com, JAYAPURA - Bupati Boven Digoel berinisiasl HY menjalani pemeriksaan selama tiga jam oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Papua, Senin (1/8) pagi.

HY dicecar penyidik Kejati Papua dengan 25 pertanyaan perihal kasus dugaan korupsi pada perusahaan daerah senilai Rp 2,9 miliar.

Sebelumnya HY, penyidik telah memeriksa tujuh orang saksi, satu di antaranya merupakan mantan sekda YA.

Kepala Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua Jusak Ayomi mengatakan masih terus mendalami perkara ini.

"Kami masih bekerja. Yang jelas perkara ini tetap berjalan," ujar Jusak saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/8) sore.

Dalam perkara ini Jusak menyampaikan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Ini masih tahap pemeriksaan. Jadi, belum ada tersangka," ucap pria asal Waropen.

Seusai menjalani pemeriksaan tiga jam, HY enggan berkomentar banyak saat ditanyai wartawan.

"Nanti saja," kata singkat HY.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Nikolaus Kondomo mengatakan kasus dugaan korupsi itu diduga kuat ada keterlibatan Bupati Boven Digoel.

Menurut Kajati, uang tersebut dikeluarkan sesuai permintaan Bupati Boven Digoel berinisial HY pada tahun 2021 akhir dan awal tahun 2022.

Pada Desember 2021, HY memberikan disposisi kepada Dirut PD Boven Digoel Sejahtera untuk mengeluarkan uang senilai Rp 2 miliar.

Kemudian pada bulan Februari 2022, HY kembali mengambil Rp 1 miliar melalui diposisi bupati.

Kajati menerangkan dari total Rp 3 miliar yang dipergunakan Bupati HY, hanya Rp 100 juta yang dikembalikan kepada kas BUMN PD Boven Digoel Sejahtera.

"Jadi, Rp 2,9 miliar belum ada laporan dipertanggungjawabkan dari HY yang seharusnya sudah dikembalikan ke kas daerah," ucapnya.

Kajati menjelaskan uang yang dikeluarkan oleh PD Boven Digoel Sejahtera atas permintaan oleh Bupati HY, tidak sesuai dengan prosedur yang ada, bahkan uang tersebut belum ada laporan pertanggungjawaban. (mcr30/JPNN)

Bupati Boven Digoel dicecar 25 pertanyaan saat menjalani pemeriksaan selama tiga jam di Kejaksaan Tinggi Papua.

Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Muhammad Cholid Ridwan Abubakar Sangaji

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News