Pemkab Mimika Sebut Kuota PPPK Kesehatan 1.600 orang

Minggu, 26 November 2023 – 18:27 WIB
Pemkab Mimika Sebut Kuota PPPK Kesehatan 1.600 orang - JPNN.com Papua
Peserta uji kompetensi PPPK guru dan kesehatan di Kabupaten Mimika. Foto: ANTARA/Agustina Estevani Janggo

papua.jpnn.com, TIMIKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Provinsi Papua Tengah menyebutkan kuota yang ditentukan Pemerintah Pusat untuk kebutuhan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kesehatan pada daerah itu yakni 1.600 orang.

Wakil Bupati Mimika Johannes Rettop mengatakan jumlah keseluruhan peserta yang melakukan pendaftaran seleksi PPPK guru dan kesehatan di Kabupaten Mimika yakni 2.304 orang.

“Saat ini ada sebanyak 904 tenaga kesehatan yang dikontrak oleh Pemerintah Kabupaten Mimika, dan masih ada kuota kosong yakni 696 lagi,” kata Johannes Rettop di Timika, Minggu (26/11).

Menurut Rettop, uji kompetensi PPPK ini diselenggarakan oleh Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Region IX Jayapura bertempat di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Timika, sejak 23-28 November 2023.

“Kuota Tenaga PPPK guru dan kesehatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pencari kerja di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Dia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Mimika berharap peserta uji kompetensi PPPK guru dan kesehatan dapat mengikuti rangkaian seleksi dengan baik agar dapat diterima bekerja pada lingkup Pemkab Mimika.

“Tenaga kesehatan nantinya dapat bekerja di fasilitas kesehatan pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika,” katanya lagi.

Dia menambahkan ada empat tahapan uji kompetensi yang akan dijalani oleh peserta yakni ujian teknis, manajerial, sosial kultur dan wawancara.

Pemkab Mimika, Provinsi Papua Tengah menyebutkan kuota yang ditentukan Pemerintah Pusat untuk kebutuhan tenaga PPPK kesehatan.
Facebook JPNN.com Papua Twitter JPNN.com Papua Pinterest JPNN.com Papua Linkedin JPNN.com Papua Flipboard JPNN.com Papua Line JPNN.com Papua JPNN.com Papua

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News