Wacana Kembali ke Sistem Proporsional Tertutup Sinyal Kemunduran Demokrasi
Rabu, 04 Januari 2023 – 09:48 WIB

Analis politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Arifki Chaniago. Foto: Dokumentasi pribadi
Dia mengatakan rakyat sudah menikmati bahwa mereka punya kuasa terhadap anggota DPR/DPRD terpilih atau tidaknya.
Arifki menilai pemberlakukan sistem proporsional tertutup akan membuat masyarakat merasa tidak punya hak lagi menentukan siapa perwakilan mereka di DPR dan DPRD.
“Artinya, demokrasi kita ibarat istana di atas pasir yang indah dilihat, tetapi nyatanya mudah roboh,” ujar Arifki.(fri/jpnn)
Arifki Chaniago menilai adanya dorongan agar sistem pemilu kembali ke sistem proporsional tertutup sinyal terhadap kemunduran demokrasi Indonesia.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News