Berikan Kesaksian Saat Ibadah dan Doa Ratapan, Lukas Enembe: Orang Papua Harus Bertobat

Jumat, 09 Desember 2022 – 09:48 WIB
Berikan Kesaksian Saat Ibadah dan Doa Ratapan, Lukas Enembe: Orang Papua Harus Bertobat - JPNN.com Papua
Prosesi jalan salib dengan 14 perhentian ketika ibadah dan doa ratapan Papua di Stadion Utama Lukas Enembe. Foto: Ridwan/JPNN.com

papua.jpnn.com, JAYAPURA - Orang Papua harus bertobat dan mohon pengampunan dari Tuhan. Sebab,  selama ini banyak persoalan yang terjadi silih berganti.

Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan hal itu saat memberikan kesaksian dalam ibadah dan doa ratapan Tanah Papua di Stadion Utama Lukas Enembe, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (8/12).

Lukas Enembe mengatakan hal terpenting saat ini yang harus dilakukan untuk memulihkan Papua, yakni bersatu.

"Orang Papua harus bersatu. Jangan saling membenci. Jangan saling menghujat, tetapi mengutamakan masa depan Papua. Sebab, masa depan Papua ada di tangan orang Papua sendiri," ujar Gubernur.

Menurut Lukas Enembe, jika orang Papua tak bertobat dan memulihkan tanahnya, maka Tuhan tak akan mendengar dari permohonan apapun itu.

Lukas mengatakan walaupun dalam keadaan sakit, tetapi dirinya merasa penting menyampaikan kepada seluruh masyarakat Papua  untuk menjaga tanah Papua.

“Tuhan bawa kita, karena dia punya keinginan mulia. Namun, kalau kita menyimpang dari keinginannya maka pasti Tuhan tak mendengar," tuturnya.

“Selama kau tak bertobat, maka semua rencana tak akan jadi. Kita harus bersyukur kepada Tuhan. Tuhan kasih negeri ini luar biasa. Semuanya ada di sini apa yang Tuhan taruh ini kita harus jaga dan rawat dia."

Bersatu dan bergandengan tangan kunci memulihkan Papua dari berbagai permasalahan yang datang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News