1.000 Personel Siap Mengamankan Doa dan Ratapan untuk Tanah Papua

Rabu, 07 Desember 2022 – 23:54 WIB
1.000 Personel Siap Mengamankan Doa dan Ratapan untuk Tanah Papua - JPNN.com Papua
Ilustrasi. Sebanyak 1.000 personel disiapkan untuk melaksanakan pengamanan perayaan ibadah, doa dan ratapan untuk tanah Papua yang akan berlangsung pada Kamis, 8 Desember 2022 di Stadion Lukas Enembe. Foto: Ricardo/JPNN.com

papua.jpnn.com, JAYAPURA - Sebanyak 1.000 personel disiapkan untuk melaksanakan pengamanan perayaan ibadah, doa dan ratapan untuk tanah Papua yang akan berlangsung pada Kamis, 8 Desember 2022 di Stadion Lukas Enembe yang rencananya mulai pukul 14.00 WIT.

Kapolres Jayapura AKBP Frederick Maclarimboen mengatakan 1.000 personel aparat keamanan yang dilibatkan untuk pengamanan doa dan ratapan tersebut meliputi anggota dari Polda Papua, Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura dan Polres Keerom.

"Personel akan dibagi untuk melakukan pengamanan di tiga wilayah yakni Sentani, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom,” kata di Sentani, Rabu (7/12).

Menurut Maclarimboen, untuk pengamanan di Stadion Lukas Enembe sebagai lokasi pelaksanaan doa dan ratapan akan melibatkan sebanyak 700 personel.

Dia menjelaskan pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan panitia penyelenggara sehingga diharapkan kegiatan tersebut dapat berjalan aman sesuai dengan tujuan pelaksanaan doa dan ratapan yakni untuk pemulihan Tanah Papua.

"Kami berharap kegiatan keagamaan ini jangan sampai dinodai dengan hal-hal yang tidak bermanfaat dan dapat merugikan orang banyak," ujarnya.

Dia menambahkan setelah melakukan pertemuan dengan panitia penyelenggara pihaknya juga meminta agar untuk antar jemput jemaat bisa dilakukan di dalam area Stadion Lukas Enembe.

"Ini bertujuan agar arus lalu lintas di depan stadion tidak terganggu karena pada hari yang sama juga ada kegiatan Partai NasDem sehingga dua agenda diharapkan dapat berjalan dengan baik," katanya.(antara/jpnn)

Sebanyak 1.000 personel disiapkan untuk melaksanakan pengamanan perayaan ibadah, doa dan ratapan untuk tanah Papua.

Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News