Dinas Pertanian Kota Jayapura Imbau Warga Konsumsi Pangan Lokal

Kamis, 22 Februari 2024 – 08:10 WIB
Dinas Pertanian Kota Jayapura Imbau Warga Konsumsi Pangan Lokal - JPNN.com Papua
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura Jean Rollo. Foto: ANTARA/Ardiles Leloltery

papua.jpnn.com, JAYAPURA - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Papua mengimbau warga untuk mengonsumsi pangan lokal sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura Jean Rollo mengatakan dengan mengonsumsi pangan lokal seperti sagu dan umbi-umbian, berarti kebutuhan masyarakat tidak tergantung pada beras sebagai makanan pokok.

"Pangan lokal melimpah namun pemanfaatan masih kurang sebab sebagian besar masyarakat di Kota Jayapura masih memilih beras," kata Jean Rollo di Jayapura, Rabu (21/2).

Menurut Rollo, selain melestarikan pangan lokal dan meningkatkan ketahanan pangan juga dapat meningkatkan produksi pangan non beras sekaligus meningkatkan pendapatan para petani di daerah itu.

“Pangan lokal juga memiliki banyak manfaat yang dibutuhkan tubuh manusia sehingga kami harap kalau bisa setiap hari ada menu dari pangan lokal yang disiapkan," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya rutin mengkampanyekan kandungan gizi yang ada pada pangan lokal karena itu sangat menyehatkan bagi tubuh manusia.

"Untuk itu kami juga terus mengembangkan potensi pangan lokal di Kota Jayapura karena selain dikonsumsi pangan lokal juga bisa diolah menjadi kuliner lainnya," katanya.

Dia menambahkan statistik konsumsi beras di Kota Jayapura per tahun mencapai 120 kilogram sementara konsumsi pangan lokal masih sangat minim atau 25 persen per tahun.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Papua mengimbau warga untuk mengonsumsi pangan lokal sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.
Facebook JPNN.com Papua Twitter JPNN.com Papua Pinterest JPNN.com Papua Linkedin JPNN.com Papua Flipboard JPNN.com Papua Line JPNN.com Papua JPNN.com Papua

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia