Senator Filep Dorong 4 Akar Masalah Papua Hasil Riset LIPI Ditindaklanjuti

Pertama, Sejarah integrasi Papua ke Indonesia yang dilakukan melalui referendum Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) pada tahun 1969 terindikasi adanya kecurangan yang dilakukan pemerintah Indonesia karena tidak sesuai dengan isi dari Perjanjian New York, yaitu “one man one vote”.
Kedua, pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah dan aparat keamanan negara yang berlangsung hingga saat ini.
Ketiga, marginalisasi dan diskriminasi terhadap orang Papua yang terus meningkat.
Keempat, kegagalan pembangunan infrastruktur sosial yang terjadi di Papua seperti fasilitas kesehatan, pendidikan serta ekonomi rakyat.
“Kondisi ini tentu memprihatinkan, saya berharap kajian LIPI yang telah merumuskan empat akar permasalahan penyebab konflik di Papua itu dapat segera ditindaklanjuti dan dicari solusinya bersama-sama, sehingga stigma kemiskinan akan dapat dihindari. Dan, sudah lebih dari 20 tahun Otsus berjalan, kita berharap akan dapat berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Papua,” pungkas Filep.(fri/jpnn)
Senator Papua Barat Dr. Filep Wamafma menyebutkan empat akar masalah di Papua hasil riset LIPI.
Redaktur & Reporter : Friederich Batari
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News