Ikhsan Hutahaean Ungkap Total Aset Perbankan di Papua

Fungsi intermediasi dalam kondisi terjaga dengan loan to deposit ratio (LDR) posisi Agustus 2023 (76,64 persen) meningkat dibandingkan tahun lalu (70,66 persen).
Kinerja perbankan syariah di Papua juga menunjukkan pertumbuhan positif tercermin dari peningkatan pembiayaan syariah yang disalurkan dari Rp465,86 miliar pada Agustus 2022 menjadi Rp641,90 miliar (tumbuh 20,75 persen yoy).
Rasio pembiayaan bermasalah juga menunjukkan perbaikan dimana non performing financing (NPF) dari 0,74 persen menjadi 0,39 persen.
Total rekening Single Investor Identification (SID) tercatat mencapai 51.244 rekening, tumbuh sebesar 23,91 persen dibanding tahun lalu, jumlah rekening terdiri dari rekening reksadana sebanyak 45.277, rekening saham sebanyak 23.335 dan rekening Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak 2.477.
"Pertumbuhan rekening tertinggi terdapat pada Reksadana, yaitu 28,13 persen yoy diikuti dengan SBN sebesar 21,60 persen yoy," kata Hutahaean
Dia menambahkan nilai transaksi saham selama tahun 2023 (Januari-September) mencapai Rp 1,77 triliun dengan rata-rata transaksi per bulan sebesar Rp 253,6 miliar.
Mengenai kinerja IKNB periode Agustus 2023 di Papua menunjukkan kinerja yang cukup baik, terlihat dari indikator keuangan utama yang bertumbuh dan pada level terjaga.
Kinerja perusahaan pembiayaan meningkat tercermin dari piutang yang disalurkan sebesar Rp 1,82 triliun atau bertumbuh 10,56 persen yoy.
Kantor OJK mengungkapkan total aset perbankan di Papua pada bulan Agustus 2023 bertumbuh positif sebesar 10,79 persen year on year (yoy.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News