KKB Menyandera 15 Pekerja, Aparat Gabungan TNI dan Polri Bergerak

papua.jpnn.com, PUNCAK - Aparat gabungan TNI dan Polri saat ini masih berusaha mengevakuasi 15 pekerja bangunan yang disandera Kelompok Kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Paro Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Polda Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan tim gabungan saat ini telah bergerak menuju Distrik Paro guna mengevakuasi para pekerja bangunan.
"Tim terdiri dari TNI dan Polri dipimpin Kapolres Nduga sudah bergerak menuju Distrik Paro," ucap Kombes Benny, Rabu (8/2) siang.
Kabid menjelaskan 15 orang yang disandera merupakan pekerja proyek yang membangun Puskesmas Paro.
"Mereka disandera setelah kelompok ini membakar pesawat. Egianus menilai pekerja itu merupakan intelijen," katanya.
Sebelumnya, Pesawat PK BVY milik maskapai penerbangan Susi Air dibakar kelompok kriminal bersenjata di Distrik Paro Kabupaten Nduga, Papua Tengah, Selasa (7/2) pagi.
Baca Juga:
Seusai membakar pesawat tersebut, KKB pimpinan Egianus menyandera Philips Max Marthin warga berkebangsaan Selandia Baru. (mcr30/jpnn)
Aparat gabungan TNI dan Polri bergerak ke Paro untuk mengevakuasi 15 pekerja bangunan dan pilot yang disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya.
Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Muhammad Cholid Ridwan Abubakar Sangaji
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News