Wapres Melepas Ekspor Ikan Tuna dari Biak Papua ke Jepang dan AS

Jumat, 02 Desember 2022 – 17:17 WIB
Wapres Melepas Ekspor Ikan Tuna dari Biak Papua ke Jepang dan AS - JPNN.com Papua
Wakil Presiden Ma'ruf Amin didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono dan Bupati Biak Herry Ario Naap melepas ekspor ikan tuna ke Jepang. Foto: ANTARA/Muhsidin

papua.jpnn.com, BIAK - Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin melepas ekspor ikan tuna sebanyak 1,4 ton dari Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Biak, Provinsi Papua  ke negara tujuan Jepang.

“Ekspor ikan tuna segar dari Biak dengan tujuan Jepang dan jenis beku ke Amerika,” ujar Wapres Ma'ruf Amin seusai melepas ekspor ikan di Biak yang berlangsung di Unit Pengolahan Ikan (UPI) PT Pelindo Pelabuhan Biak, Jumat (2/12/2022).

Ma'ruf Amin mengakui potensi ikan tuna yang ditangkap oleh kalangan kelompok nelayan di wilayah Kabupaten Biak Numfor sangat besar untuk menunjang kegiatan ekspor di daerah tersebut.

Hanya saja, menurut Wapres, permasalahannya terdapat antara lain dalam keterbatasan daya angkut penerbangan yang masih kurang untuk menopang kegiatan ekspor, terutama karena jadwal pengiriman ekspor dengan pesawat udara hanya berlangsung satu kali dalam sepekan melalui Biak-Jakarta hingga Narita Jepang.

"Ke depan pemerintah akan mengupayakan untuk penambahan rute penerbangan langsung dari Biak Numfor sehingga mendukung eksport ikan keluar negeri," ujar Wapres.

Dia mengharapkan dengan dibukanya rute penerbangan langsung dari Biak ke negara tujuan dapat meningkatkan volume ekspor tuna dari Biak ke Jepang dan Amerika Serikat (AS).

Sebelumnya, Wapres Ma'ruf Amin juga menyerahkan bantuan 45 unit perahu dan alat tangkap perikanan kepada sejumlah kelompok nelayan warga asli Papua.

“Keluarga nelayan merupakan pahlawan karena sudah menyumbangkan devisa untuk negara dengan menyediakan bahan baku ikan untuk ekspor," kata Ma'ruf Amin.

Wapres Ma'ruf Amin melepas ekspor ikan tuna sebanyak 1,4 ton dari Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Biak, Provinsi Papua ke negara tujuan Jepang dan AS.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News